Silsilah Kerajaan

Silsilah Kerajaan Bugis Makassar

SEJARAH & INFO TERKINI

Rangkuman Sejarah Kerajaan Bugis Makassar & Info Terkini

KETIKA PENYERAHAN WILAYAH JAJAHAN SULAWESI DARI INGGRIS KE BELANDA (1816)

KETIKA PENYERAHAN WILAYAH JAJAHAN SULAWESI DARI INGGRIS KE BELANDA (1816)

Rombongan Raja Gowa menyambut kedatangan kembali Pejabat Belanda

Bendera Belanda dikibarkan di benteng Rotterdam, Makassar di tengah gemuruh meriam, para bekas sekutu secara bertahap datang untuk memberi penghormatan kepada Gubernur dan…

Baca Lebih Lanjut
PERDAGANGAN-PERANG-DAMAI Naskah Perjanjian Bongaya Pasal 16-17 yang memberatkan Gowa

PERDAGANGAN-PERANG-DAMAI Naskah Perjanjian Bongaya Pasal 16-17 yang memberatkan Gowa

Sebuah halaman dari naskah (berasal dari Gowa) yang memuat Pasal 16 dan 17 (sebagian) dari "Perjanjian Bongaya". Terjemahan Belanda Kunonya berbunyi:

(16) Mereka harus terlebih dahulu memberikan kompensasi dan restitusi kepada…

Baca Lebih Lanjut
PERANG DAN PEREBUTAN TAHTA DI GOWA (1734 – 1778)

PERANG DAN PEREBUTAN TAHTA DI GOWA (1734 – 1778)

Sejak awal tahun 1734, perang pecah di Bantaeng dan menjadi begitu sengit sehingga Sultan Sirajuddin I Mappauqrangi Karaeng Kanjilo melarikan diri ke Tallo pada tanggal 5 November 1735. Orang Makassar…

Baca Lebih Lanjut
ORANG-ORANG MELAYU DI MAKASSAR

ORANG-ORANG MELAYU DI MAKASSAR

Pada kira-kira pertengahan abad ke-16 (ada yang menyebutkan pada tahun 1521 dan ada yang menyebutkan pada tahun 1561), sewaktu I Manriwagauq DaEng Bonto KaraEng Lakiung…

Baca Lebih Lanjut

Galeri Foto

Kumpulan informasi seputar kerajaan bugis makassar yang terangkum dalam bentuk foto

Festival Keraton Nusantara (FKN) XIII tahun 2019

Festival Keraton Nusantara (FKN) XIII tahun 2019

Rangkaian kegiatan ini dipusatkan di area Istana Kedatuan Luwu Kota Palopo dan beberapa acara lainnya dilangsungkan di Kabupaten Luwu Timur, Kabupaten Luwu Utara, Kabupaten Luwu, dan tur wisata Toraja Utara.

Festival La Galigo, 17-24 Desember 2018 di Kabupaten Soppeng.

Festival La Galigo, 17-24 Desember 2018 di Kabupaten Soppeng.

Festival Budaya ini digelar selama 7 hari 7 malam, beberapa kegiatan yang dilaksanakan dalam Festival ini meliputi Seminar Internasional, Tudang Sipulung, Pengukuhan Umpungeng sebagai Med Poin/Center Poin Indonesia.